Wisata

Gunung Tertinggi di Indonesia

Lagi cari info gunung tertinggi di Indonesia yang bisa untuk hiking? Ini kami punya daftarnya. Ada 5 gunung tertinggi di Indonesia yang megah dan popular di kalangan pendaki domestik dan mancanegara. Gunung-gunung ini popular karena pesona alamnya sangat menakjubkan. Ada gunung yang atapnya selalu tertutup salju abadi. Ada gunung yang memiliki danau indah di atas gunung. Dan ada juga gunung berapi yang sangat terjal. Tertarik? Berikut 5 gunung tertinggi di Indonesia yang kami kutip dari situs napaktilas.net.

1. Carstensz Pyramid (4.884 m)

Sebagian besar gunung tertinggi di Indonesia terletak di Papua. Salah satunya adalah Carstensz Pyramid. Carstensz Pyramid merupakan yang terletak di kabupaten Puncak Jaya, Papua. Di dalam peta pendakian dunia, Carstensz Pyramid lebih dikenal dengan sebutan Carstensz Top. Karena puncak Carstensz diapit oleh jurang sedalam 600 m. Dan proses pendakian ke puncaknya perlu memakai peralatan khusus.

Gunung Carstens Pyramid tersusun dari igir batuan gamping yang menjulang tinggi di langit Papua. Kemungkinan besar, pada kawasan ini, dulu terjadi lipatan litosfer bumi selama beberapa juta tahun. Sehingga, tercipta pegunungan yang tinggi dan menjulang di tanah Papua. Mirip dengan pembentukan pegunungan di Himalaya.

Okay, balik ke topik utama. Menurut penelusuran kami, ketinggian Carstensz Pyramid mencapai 4.884 m. Di mana, dengan ketinggian 4.884 m tersebut, gunung Carstensz Pyramid menjadi gunung tertinggi ke-1 di Indonesia. Jadi, gunung Carstensz Pyramid adalah gunung tertinggi ke-1 di Indonesia dengan ketinggian 4.884 m.

Biar kamu ada gambaran, kami lampirkan foto pendakian ke puncak tertinggi gunung Carstensz Pyramid. Silakan simak gambar di bawah ini:

Foto gunung tertinggi di Indonesia (Carstensz Top) dari dekat.
Foto gunung tertinggi di Indonesia (Carstensz Top) dari dekat.

Cantik ya, gunung Carstensz Top, tapi jangan terbuai dari keindahannya. Karena untuk mencapai puncaknya sangat susah.

Jembatan tali untuk menyeberang ke puncak Carstensz.
Jembatan tali untuk menyeberang ke puncak Carstensz.

Gile, lho, Untuk menuju puncak Carstensz, pendaki perlu menyeberang jurang. Nggak kebayang, perjuangan pendaki yang memasang jembatan itu, sulitnya gimana.

Puncak Carstensz Top.

Medan pendakian di gunung Carstensz Pyramid cukup sulit. Pendaki harus melakukan registrasi terlebih dahulu di basecamp danau-danau. Setelah itu, pemandu gunung akan menunjukkan rute perjalanan teraman menuju ke puncak Carstensz. Pendaki akan melewati medan hutan, rawa, sabana, tebing yang terjal, jurang hingga tanjakan es. Hanya pendaki-pendaki yang bermental baja yang bisa sampai ke puncak Carstensz. Apakah kamu salah satu pendaki bermental baja itu? Puncak Carstensz menunggumu.

2. Gunung Ngga Pilimsit (4.717 m)

Gunung Ngga Pilimsit merupakan gunung tertinggi ke-5 di Indonesia yang terletak di kawasan Papua. Ketinggian gunung Ngga Pilimsit mencapai 4.717 m. Dan tahukah kamu, gunung Ngga Pilimsit ini sangat cantik sekali, lho. Pemandangannya mirip dengan gunung-gunung yang ada di Eropa, misalnya gunung Alpen. Gunung Ngga Pilimsit memiliki danau & gletser cantik di atas gunung.

Seperti ini gambarnya:

Medan pendakian gunung Ngga Pilimsit

Biarpun terletak di negara tropis, tapi gunung Ngga Pilimsit masih memiliki gletser es di atas gunungnya.

Keindahan alam di gunung Ngga Pilimsit

Cantik sekali, bukan? Untuk bisa mencapai puncak Ngga Pilimsit, kamu perlu mendaki melalui jalur Kaimana, dekat pertambangan Grasberg milik PT. Freeport Indonesia. Mulai dari basecamp, kamu akan menapaki jalur pendakian pegunungan kapur Maoke yang curam dan lumayan sulit. Terlebih saat mendekati puncaknya, bikin dengkul sleyoran. Ampun dah, tinggi banget itu gunungnya.

Menurut sejarah, tim pendakian pertama yang berhasil menaklukkan puncak gunung Ngga Pilimsit adalah rombongan dari Austria (1962). Mereka adalah tim pendakian Heinrich Harrer & Philip Temple. Philip Temple adalah orang yang lebih dahulu mengeksplorasi pegunungan Barisan Sudirman bersama timnya. Akan tetapi, mereka gagal mencapai puncak Carstensz. “Logistik sudah habis, dan dana tinggal sedikit. Akhirnya, kami pulang”, kata Philip Temple.

Mendengar tim Heinrich Harrer akan melakukan ekspedisi di pegunungan Sudirman, Philip Temple mengajukan diri sebagai tim pendakian. Dan karena dia lebih menguasai jalur pendakian, maka Philip langsung diterima dan menjadi Navigator. Berkat ke kompakan tim, rombongan pendakian Heinrich Harrer & Philip Temple bisa sampai ke puncak Ngga Pilimsit. Dan beberapa hari berikutnya, mereka sampai di puncak tertinggi Carstensz Top.

3. Gunung Kerinci (3.805 m)

Setelah mengeksplorasi beberapa puncak tertinggi di Papua, kita pindah ke pulau Sumatera. Di Sumatera Barat ada gunung berapi tertinggi di Indonesia, yaitu Kerinci. Gunung Kerinci merupakan gunung tertinggi ke-7 dan gunung berapi tertinggi ke-1 di Indonesia. Gunung Kerinci memiliki kawah api yang membara. Saking aktifnya, aktivitas vulkanologi gunung Kerinci masuk tinggi sampai hari ini.

Sekilas info tentang gunung Kerinci. Gunung Kerinci terletak di perbatasan provinsi Sumatera Barat dan provinsi Jambi. Kawasan gunung Kerinci termasuk dalam Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Jadi, kalau kamu mendaki gunung Kerinci, kamu juga akan menikmati pemandangan di taman nasional yang kaya akan flora dan fauna.

Untuk bisa mencapai puncak tertinggi di gunung Kerinci, kamu perlu mendaki melalui jalur Etape desa Kersik Tuo – Pintu Rimba. Saat melalui jalur pendakian Kersik Tuo, pastikan manajemen perjalanan dengan baik. Jangan sampai bermalam di hutan. Karena di gunung Kerinci masih banyak hewan buas yang mencari mangsa di malam hari. Umumnya para pendaki ngecamp di Shelter 2. Pendaki yang bisa mencapai puncak gunung Kerinci dapat melihat lukisan alam yang megah. Saat cuaca cerah, pendaki dapat melihat kota Jambi, Padang, Bengkulu, hingga samudera Hindia yang luas.

Mulai penasaran? Berikut foto keindahan gunung Kerinci:

Tanjakan terjal menjelang puncak gunung Kerinci

Pendakian menuju puncak Kerinci itu tidaklah mudah, tapi menyenangkan. Karena saat sampai punya, kamu akan puas. Puas akan pencapaianmu dan puas setelah melihat lukisan alam yang megah dari atap Sumatera.

Kawah di puncak gunung Kerinci

Saat kamu mencapai puncak, kamu dapat melihat kawah gunung Kerinci dari dekat. Jika kamu peka kamu dapat mendengar suara gemuruh dari perut gunung Kerinci.

4. Gunung Rinjani (3.726 m)

Setelah dari pulau Sumatera, kita loncat ke pulau Lombok. Di sini, ada gunung Rinjani yang pesona keindahannya telah tersebar sampai segala penjuru dunia. Surga alam di Indonesia yang tiada tara.

Gunung Rinjani merupakan gunung tertinggi ke-8 di Indonesia yang memiliki danau di atas gunung. Danau di gunung Rinjani sering dikenal dengan nama Sagara Anak. Danau ini sangat elok dan mempesona. Pemandangan sunrise dan sunset dari area ini sangat memukau. Tak heran banyak pendaki yang betah camping di sini.

Fakta menarik lainnya, di tengah danau terdapat gunung kecil yang lucu, bernama gunung Barujari. Saat kamu lihat dari atas puncak gunung atau dari bukit, pemandangan di sini sangat indah sekali.

Berikut ini foto pemandangan dari gunung Rinjani:

Medan pendakian menuju Sagara Anak
Medan pendakian menuju Sagara Anak

Untuk menuju Sagara Anak, pendaki harus mengitari bukit terlebih dahulu. Setelah itu, pendaki akan sampai di area camping Sagara Anak. Jika kamu tidak mau ke Sagara Anak, kamu bisa langsung ambil jalur menuju puncak Rinjani.

Pemandangan Sagara Anak dari puncak Rinjani
Pemandangan Sagara Anak dari puncak Rinjani

Untuk bisa mencapai puncak tertinggi gunung Rinjani, kamu perlu melakukan perjalanan 3 hari 2 malam. Tapi, biasanya pendaki lebih suka 5 hari 4 malam. Karena dia bisa puas mengeksplorasi keindahan gunung Rinjani, Sagara Anak dan kawasan keren lainnya. Untuk pendaki pemula, kamu dapat mendaki dari jalur Sembalun (Lombok Timur) atau jalur Senaru (Lombok Utara). Kedua jalur tersebut, termasuk jalur yang relatif mudah.

5. Gunung Semeru (3.676 m)

Gunung terakhir yang akan kami bahas adalah gunung Semeru dengan puncak Mahameru yang melegenda. Gunung Semeru merupakan gunung tertinggi ke-9 di Indonesia dengan ketinggian 3.676 m. Gunung Semeru merupakan gunung berapi aktif yang terletak di kabupaten Malang dan kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Kawasan gunung Semeru, juga telah menjadi taman nasional skala besar, yaitu taman nasional Bromo Tengger Semeru (BTS). Di mana, banyak flora dan fauna langka yang ditangkarkan dan dilindungi di sana.

Gunung Bromo, Tengger dan Semeru
Gunung Bromo, Tengger dan Semeru

Untuk bisa mencapai puncak tertinggi di gunung Semeru, kamu perlu mendaki melalui jalur Ranu Pane. Di mana, inilah basecamp resmi satu-satunya untuk bisa masuk ke gunung Semeru. Dari basecamp Ranu Pane, kamu akan memasuki jalur hutan yang cukup panjang. Setelah itu, kamu akan sampai di danau yang berada di tengah gunung, yaitu Ranu Kumbolo. Kebanyakan pendaki suka ngecamp di sini. Suasananya enak dan syahdu.

Keindahan Ranu Kumbolo – Gunung Semeru

Keesokan harinya baru melanjutkan perjalanan melewati Tanjakan Cinta, Oro-Oro Ombo, Kalimati. Nah, di kali mati kamu bisa beristirahat terlebih dahulu sambil menikmati pesona puncak Mahameru dari kejauhan. Karena pendakian ke puncak gunung Semeru, biasanya dilakukan dini hari, sekitar jam 2an. Tujuannya agar sampai di puncak Mahameru menjelang matahari terbit. Jadi, asap gunung Semeru belum mengarah ke jalur pendakian.

Saat sampai di puncak Mahameru, kamu dapat melihat pemandangan yang menakjubkan. Kamu dapat melihat letusan gunung berapi dari dekat. Ada samudera awan di sekeliling gunung. Dan jika cuaca sedang cerah, kamu dapat melihat gunung-gunung tertinggi di Indonesia dari puncak Mahameru. Selain melihat pemandangan indah, kamu juga akan menemukan memoriam dari pendaki ternama, yaitu: Soe Hok Gie & Idhan Lubis di puncak Semeru.

Nisan-penanda-dari-Soe-Hok-Gie-dan-Idhan-Lubis
Nisan penanda pendaki Soe Hok Gie dan Idhan Lubis.

Gimana? Tertarik untuk mendaki 5 gunung tertinggi di Indonesia di atas? Persiapkan fisik, mental, perlengkapan hiking dan uang buat bekal pendakian. Gunung tertinggi di Indonesia itu nggak bakal bisa dijamah oleh pendaki yang bermental lemah. Jadi, sebelum mendaki persiapkan segalanya dengan baik. Akhir kata, kalau ada pertanyaan, silakan tinggalkan melalui kolom komentar di bawah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *